TANWIR MUHAMMADIYAH 2017

logo-tanwir-muhammadiyah ambonPelaksanaan tanwir Muhammadiyah tahun 2017 diselenggarakan di Kota Ambon Provinsi Maluku dengan mengangkat tema “kedaulatan dan keadilan sosial untuk Indonesia berkemajuan”. Tema ini diangkat dan dipandang penting karena masih belum meratanya kedaulatan dan keadilan sosial, yang berimplikasi terhadap kegaduhan kehidupan berbangsa dan bernegara. “Sebagai sebuah elemen penting yang turut mendirikan Republik ini, Muhammadiyah terpanggil untuk mencarikan solusi yang komprehensif” tutur Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Sidang Tanwir Muhammadiyah ini dibuka secara resmi oleh Presiden RI sekaligus meresmikan Klinik Terapung Said Tuhulele, pencanangan Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Maluku. Kedatangan orang nomor satu di Kota Ambon merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan besar bagi rakyat Maluku, karena kedatangan Jokowi memberikan bukti bahwa Pemerintah akan bersikap adil dan akan memperhatikan Maluku secara komprehensif, sehingga diharapkan Maluku dapat terus membangun dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebaik-baiknya.

Suksesnya Provinsi Maluku menjadi tuan rumah pada event-event nasional keagaamaan, menjadi bukti bahwa Maluku adalah Provinsi yang menjunjung tinggi toleransi umat beragama, dan menjadi bukti kepada seluruh dunia bahwa Provinsi Maluku adalah provinsi yang aman. Suksesnya Pelaksanaan tanwir Muhammadiyah di Kota Ambon pun menjadi bukti pernyataan tersebut.

Dampak pelaksanaan event-event nasional di Provinsi Maluku jika dipandang dari kacamata ekonomi akan membawa dampak terhadap pertumbuhan investasi dan secara langsung akan mempromosikan kearifan lokal Maluku kepada tamu yang berkunjung. Seperti yang kita ketahui bahwa kearifan lokal merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya, sehingga setiap tamu yang berkunjung ke Maluku akan semakin mengenal budaya Maluku dengan baik.

WISATA MALUKU BERGAIRAH

Pelaksanaan Tanwir Muhammadiyah pun secara langsung dapat dirasakan oleh pelaku-pelaku usaha wisata seperti jasa perjalanan, Hotel dan Penginapan, Restoran, Toko oleh-oleh maupun pedagang-pedagang yang menjajakan dagangannya di sekitar objek wisata seperti pedagang rujak yang berada di Pantai Natsepa.

Tingkat hunian hotel dan penginapan pun dipastikan meningkat pesat selama pelaksanaan tanwir Muhammadiyah, hal ini disebabkan banyaknya peserta tanwir Muhammadiyah yang datang menghadiri pelaksanaan tanwir Muhammadiyah di Kota Ambon Provinsi Maluku dari seluruh Indonesia.

Menurut Josias Lekatompessy, pemilik jasa sewa kendaraan di Kota Ambon, yang juga menjadi salah satu klien kami, usaha sewa kendaraan yang dirintisnya melalui Website Jasa Sewa Mobil di Ambon pun memberikan hasil yang cukup memuaskan, karena semua armada yang ada tersewa habis oleh peserta Tanwir Muhammadiyah, bahkan sempat beberapa kali kami menolak pesanan.  “Rata-rata armada kami digunakan untuk mengunjungi objek-objek wisata dan toko oleh-oleh yang ada di Kota Ambon” tutur Josias saat berkunjung ke kantor kami beberapa waktu yang lalu. Hal ini pun menjadi bukti bahwa pentingnya website ataupun media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran.

Selamat dan sukses untuk pelaksanaan Tanwir Muhammadiyah 2017